WELLCOME

rumahpillar.wordpress.com moved to http://pilar-jaya.blogspot.com/

Advertisements

, , , , , , , , , , , , , , , , ,

Leave a comment

Si Cantik Kamboja Jepang yang Mirip Bonsai

Entah mengapa, Adenium obesum dibabtis dengan nama Indonesia: kamboja jepang. Padahal, si cantik yang mirip bonsai ini berbeda dengan kamboja lokal (Plumeria Sp.).

Kedua tanaman ini memang masih satu famili yakni Apocynaceae, tetapi genusnya berlainan. Perbedaannya—yang cukup mencolok—dapat terlihat secara fisik. Dibandingkan daun kamboja, daun adenium berukuran jauh lebih kecil. Kemudian, akar adenium mampu membesar seperti umbi dan tumbuh “meliuk” ke kiri-kanan, sedang pada kamboja tak dijumpai bentuk akar seperti itu. Dan terakhir, adenium memiliki sosok relatif  kecil hingga cocok dipakai sebagai tanaman hias pot. Sedang kamboja memiliki sosok yang tinggi dan besar sehingga sering dipakai sebagai tanaman pelindung atau tanaman hias yang ditanam di tanah.

Tanaman Gurun

Adenium obesumyang kerap juga dipanggil sebagai Impala Lily, Read the rest of this entry »

, , ,

Leave a comment

Rumah Jawa dan Legenda Dewi Sri

Pembagian ruang pada rumah Jawa banyak dipengaruhi oleh faktor budaya. Kebudayaan agraris merupakan salah satu faktor yang memiliki peran cukup besar dalam menentukan fungsi ruang.

Kegiatan agraris merupakan kegiatan yang mengalami proses panjang dan memakan waktu hingga ribuan tahun (tidak begitu saja terbentuk) di dalam sejarah kebudayaan manusia. Masa kejayaan masyarakat agraris bermula pada saat berakhirnya masa mengumpulkan makanan (food gathering) dan perlahan tergantikan perannya ketika revolusi industri dimulai. Saat itu manusia berhenti mengumpulkan makanan karena mereka menemukan cara yang lebih baik untuk hidup yakni dengan mengolah tanah pertanian dan menjinakkan hewan.

Masyarakat agraris dan kebudayaan bermukim memiliki kaitan yang erat, sebab di saat manusia mulai bertani dan beternak, manusia sudah tidak mungkin lagi hidup berpindah-pindah. Read the rest of this entry »

Leave a comment

Rahasia Paving Kuat dan Tahan Lama

Paving adalah salah satu material perkerasan atau penutup permukaan tanah yang biasa dipasang di carport atau halaman belakang rumah. Bahkan sering kita jumpai paving juga dipasang di jalan-jalan perumahan. Karena harus mampu menahan beban yang ada di atasnya, maka pemasangan paving harus kuat dan rapi. Bila tidak, paving akan mudah terlepas atau permukaannya menjadi tidak rata lantaran sebagian tanah di bagian bawahnya turun atau bergeser.

Setidaknya ada dua hal yang perlu diperhatikan saat pemasangan paving, yaitu pengisi celah dan fondasi di sekeliling paving.

Pasir Pengisi Celah

Paving termasuk konstruksi fleksibel. Hubungan antarpaving tidak membutuhkan bahan ikat, melainkan cukup menggunakan pasir. Material seperti ini sering juga disebut dengan istilah unbond material. Lebar celah antarpaving sebaiknya sekitar 2-4 milimeter. Ukuran celah yang terlalu lebar akan menyebabkan pasir pengisi mudah keluar (shucking) dan paving bergeser.

Idealnya, pasir yang digunakan untuk mengisi celah antarpaving memiliki butiran pasir yang tajam (lolos ayakan 2,4 milimeter), kadar air maksimal sekitar 5 persen, dan kadar lumpur maksimal 10 persen. Hal ini bertujuan agar air yang mengalir di atasnya bisa meresap ke dalam tanah.

Usahakan pasir ini hanya mengisi 1/2 dari ketebalan paving. Read the rest of this entry »

, , ,

Leave a comment

Pilar Rumah Tak Hanya Berfungsi Memperkokoh Bangunan Tapi Juga Keindahan dan Kemegahan

Berbeda pada masyarakat dulu, masyarakat jawa dahulu misalnya rata-rata rumah joglo yang yg minimal menggunan 4 tiang penopang pada balai rumah. Saat ini, meski pilar hanya dibidik oleh mereka yang umumnya berduit, dan bercita rasa tinggi, namun penopang rumah ini tetap menjadi suatu kebutuhan yang dianggap penting untuk dipenuhi. Apalagi dibandingkan dari kerumitan pengerjaannya, maka pilar yang sudah jadi sering menjadi alternatif dan rekomendasi para pekerja bangunan.  Pilar rumah, memang identik dengan teras rumah. Selain sebagai penopang dan memperkokoh bangunan, pilar juga bisa memperindah rumah, dan memancarkan aura kemegahan pada rumah yang dinaunginya.

Fungsi pilar yang semula untuk memperkokoh bangunan, mulai beralih ke fungsi estetika. Posisi pilar di depan pintu masuk selain untuk keindahan juga sebagai pertanda pintu utama. Pilar juga merupakan pertanda masa arsitektur tertentu karena modelnya yang berbeda-beda. Model pilar pun sangat beragam. Jika pada abad ke-18, pilar dibangun dengan konsep sederhana yaitu hanya terdiri atas kepala, badan, dan kaki, maka memasuki tahun 1970-an, bentuk pilar lebih rumit.

    Pilar gaya Romawi lebih menonjolkan struktur bangunan yang banyak menggunakan bentuk lengkung, Read the rest of this entry »

, , , ,

Leave a comment

Cincin

Cincin untuk disusun hingga membentuk pilar – tiang

 

Cincin kotak ukuran 40x40cm

Rp. 30.000

Cincin kotak ukuran 30x30cm

Rp. 25.000

Cincin kotak ukuran 25x25cm

Rp. 15.000

 

Cincin kotak alur ukuran 30x30cm

Rp 25.000

Cincin kotak alur ukuran 25x25cm

Rp. 17.500

Cincin ukuran 42x42cm

Rp. 30.000

 

cincin ukuran 35x35cm

Rp. 25.000

 

Cincin 27

Rp. 12.500

Cincin 24

Rp. 9.000

Pages: 1 2

, , ,

Leave a comment

Mahkota

Mahkota Pillar dan mainan

 

Mahkota kukumacan 52cm

Rp. 250.000

Mahkota kukumacan 42cm

Rp. 125.000

Mahkota kukumacan 32cm

Rp. 90.000

Mahkota Gelung diameter 35cm

Rp. 75.000

Mahkota Diameter 30cm

Rp. 20.000

Mahkota ceper diameter 27cm

Rp. 17.500

Stelan dumpal indosiar dengan cincin 42 mahkota kukumacan 42cm

Setelan dumpal garis 35cm dengan kendang 35cm dan mahkota gelung 35cm

Rest

Pages: 1 2

,

Leave a comment